Pengembangan Model Kota Hemat Energi Melalui Rekayasa Transportasi dan Guna Lahan

            Pengembangan model kota hemat energi melalui model skenario transportasi dan guna lahan merupakan model keruangan kota  yang direncankan untuk dikembangkan melalui  simulasi keterpaduan (integrated) antara guna lahan dan transportasi. Adapun produk model kota hemat energi ini berupa simulasi model skenario  yaitu: (1) Skenario melalui transportasi, (2) Skenario melalui guna lahan dan (3) Skenario melalui transportasi dan guna lahan.

            Pertama, skenario model kota hemat energi melalui transportasi merupakan model skenario berdasarkan  pengembangan transportasi. Sebagai contoh bagaimana mengembangkan transportasi publik dan Transport Oriented Development (TOD) dalam kurun waktu hingga 20 tahun dengan kondisi keberadaan jalur yang sudah tersedia dan kegiatan yang ada sekarang ini. Oleh karena itu, nantinya persatuan sektor dan aktivitas dapat dikembangkan melalui kebijakan transportasi publik dan TOD yang hemat energi.

            Kedua, skenario model kota hemat energi melalui guna lahan merupakan model skenario  berdasarkan pengembangan guna lahan. Sebagai contoh melalui pengembangan mixed use development yaitu di suatu tempat tinggal telah disediakan tempat untuk bekerja, belanja, belajar dan bermain. Dengan adanya model skenario tersebut apakah nantinya dapat memberikan efek penghematan energi atau malah pemborosan energi.

            Ketiga, skenario model kota hemat energi melalui guna lahan dan transportasi merupakan model skenario berdasarkan kombinasi pengembangan guna lahan dan transportasi. Skenario ini dilakukan dengan melakukan penggabungan berdasarkan transportasi dan guna lahan. Oleh karena itu, nantinya apakah memberikan pengaruh terhadap penghematan energi atau tidaknya.

            Dengan demikian, ketiga model skenario tersebut akan memunculkan keruangan kota  yang akan digunakan dalam mengembangkan model kota hemat energi. Selain itu, pengembangan model kota hemat energi ini berfokus pada model simulasi keruangan kota melalui keterpaduan (integrated) antara guna lahan dan transportasi. Harapannya, dengan adanya pengembangan model ini mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

3 Balasan ke Pengembangan Model Kota Hemat Energi Melalui Rekayasa Transportasi dan Guna Lahan

  1. Ping balik: MATSim (Multi Agent Transport Simulation) | "Technology is our future"

  2. Wida Rosyidah berkata:

    Pembahasan yang menarik mas, terimakasih sudah membuat inspirasi dalam paper yang saya sedang buat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s